search here and find more articles

Kilauan yang Tersembunyi Di Balik Indonesian South Sea Pearls

Seperti biasa setiap harinya kita selalu disibukkan dengan pekerjaan rumah, kantor dan aktifitas rutin yang tidak bisa ditinggalkan. Seketika rasa penasaran pun muncul saat melihat beberapa postingan seseorang tentang mutiara di salah satu media sosial yang menjadi aktifitas terakhirku di penghujung hari.

Mulai banyak orang membicarakan mutiara laut selatan yang terdengar sedikit misteri (layaknya ratu pantai selatan hehe..). Berbicara soal mutiara, mungkin tidak asing lagi buat kita tapi sedikit hal yang aku tahu tentang mutiara yaitu kata berharga yang selalu tampil terdepan pada judul dari sebuah motivasi yang sering disampaikan oleh orang-orang sukses.

Ada satu artikel yang menarik perhatianku yaitu tentang Indonesian Pearls Festival, merupakan suatu acara untuk mengenalkan berbagai mutiara yang dihasilkan salah satunya dari Indonesia. Sedikit merenung tentang agenda acara ini yang ternyata sudah enam kali dilaksanakan 6th Indonesia Pearl Festival - The Magnificent Indonesian South Sea Pearl dan benar saja aku baru mengetahuinya sekarang. Itu berarti selama ini aku telah menutup mata terhadap potensi budidaya mutiara yang merupakan kekayaan alam milik Indonesia. Selama 5 tahun kemarin aku dimana dan ngapain aja, Ampun deh...

"Lebih berharga mutiara sebutir daripada pasir sepantai"
Seseorang yang baik, meskipun ia tidak kaya, jauh lebih berharga dan mulia
daripada orang kaya yang jahat dan jahil

Begitulah ungkapan pribahasa yang masih teringat dalam anganku yang dulu pernah aku pelajari sewaktu duduk dibangku sekolah dasar. Kata "mutiara" merupakan permata berbentuk bulat dan keras, terbentuk karena ada benda atau pasir yang masuk ke dalam tubuh kerang itu kemudian diselubungi oleh kulit ari dan terbentuklah mutiara. Di sisi lain mutiara memiliki arti sesuatu yang sangat berharga (menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Aku begitu kagum dengan mutiara walaupun sampai saat ini aku belum pernah memegang mutiara yang sesungguhnya, mutiara yang benar-benar asli dari laut dan merupakan butiran yang dihasilkan dari kerang. Mungkin saat ini aku hanya berfikir bahwa mutiara adalah sesuatu yang bulat dan biasanya dipakai sebagai perhiasan untuk kaum hawa saja, tetapi di luar dari pada itu mutiara adalah sesuatu yang merupakan kekayaan alam yang tersembunyi di Indonesia. 

Berbicara tentang Indonesian South Sea Pearl, waduh ternyata bukan aku saja yang belum tahu beberapa temanku yang aku tanyai juga banyak yang belum tahu mengenai hal ini. Atau mungkin diantara kalian juga ada yang belum mengetahuinya? (Sungguh terlalu...). Ayo deh kalo gitu kita jelajah bersama-sama!. Nah dibawah ini adalah peta penjelajahan kita untuk mengetahui lebih banyak tentang apa itu Indonesian South Sea Pearl ?


Jadi gini teman-teman, berdasarkan informasi yang aku terima dari berbagai sumber di internet, mutiara itu terbentuk dengan dua cara:
  • Mutiara terbentuk secara Alami
Pembentukan mutiara secara alami diduga karena faktor iritan atau karena masuknya benda padat ke dalam mantel kerang sehingga benda padat ini akan terbungkus nacre, nacre adalah zat unik yang dimiliki kerang yang berfungsi sebagai pelindung tubuh, nacre inilah yang disebut dengan Mother of pearls atau ibu dari mutiara.
  • Mutiara terbentuk dengan cara Budidaya Mutiara
Pembentukan mutiara secara buatan yaitu dengan cara menyisipkan nukleus bersama dengan sedikit irisan mantel dari kerang lain dan lembaran mantel ini disebut dengan saibo, saibo dan inti nukleus kemudian dimasukkan melalui irisan kecil kedalam gonad tersebut. Irisan pada dinding mantel ini bertujuan agar terjadinya biomineralisasi, yaitu penutupan dan pembentukan kantung mutiara, cara ini sangat rumit, banyak sekali tahapan yang harus dijalani, termasuk melemahkan mutiara selama beberapa minggu untuk memudahkan saat melakukan tindakan ini.


Permintaan mutiara di pasar International yang cukup pesat menjadi dorongan para pembudidaya melakukan percobaan untuk terus menghasilkan mutiara yang berkualitas, walaupun pencarian mutiara alami yang membutuhkan proses ribuan tahun masih tetap dilakukan. Budidaya mutiara ini menjadi alternatif untuk terus menghasilkan mutiara yang menjadi minat publik saat ini, salah satunya adalah Indonesia. Ada empat jenis mutiara yang menjadi produk paling laris di dunia internasional, antara lain adalah South Sea Pearl, Fresh Water Pearl, Akoya Pearl, Black Pearl.

Berikut ini adalah empat jenis mutiara yang menjadi daya tarik di pasar internasional, yang mungkin diantara kalian ingin membelinya atau sekedar mengetahuinya:
  • Mutiara Laut Selatan ( South Sea Pearl )
Banyak orang menyebutnya dengan sebutan ratunya mutiara dari semua jenis mutiara yang dihasilkan dari tiram dikarenakan bentuknya yang bulat sempurna, kilauan yang tinggi dan juga mutiara yang bersih. Negara produsen mutiara jenis ini adalah Indonesia, Australia, Filipina dan Myanmar, dengan produksi per tahun sebesar 10-12 ton. Dan saat ini Indonesia merupakan negara yang paling banyak berkontribusi mutiara laut selatan di pasar dunia. Makin bangga deh sama Indonesia...
  • Mutiara Air Tawar ( Fresh Water Pearl )
Ada dua jenis moluska yang menciptakan mutiara yaitu satu lebih suka hidup di air tawar sementara yang lain lebih suka di laut. Moluska air tawar yang dibudidayakan menggunakan teknik yang sama dengan mengunakan variasi air dan garam, namun proses ini lebih mudah dilakukan. Tidak butuh waktu lama untuk menghasilkan mutiara jenis ini, kita hanya menunggu antara enam sampai delapan bulan. Negara produsen mutiara jenis air tawar adalah China, dengan produksi per tahun sebesar 1.500 ton. Wah banyak bener ya...
  • Mutiara Akoya ( Akoya Pearl )
Dari namanya saja mungkin sudah merasakan khas Jepang ya. Budidaya yang dilakukan oleh Kokichi Mikimoto ini adalah hasil dari eksperimen yang melelahkan dari Akoya tiram mutiara. Mutiara ini dibuat oleh pertahanan tiram terhadap iritasi alam (shell fragmen, parasit), melepaskan lapisan demi lapisan halus untuk membungkus objek, dan akhirnya mengeras dan berubah menjadi mutiara. Negara produsen jenis mutiara ini adalah Jepang dan China dengan produksi per tahun sebesar 15-20 ton
  • Mutiara Hitam ( Black Pearl )
Berbeda dengan mutiara lainya mutiara yang satu ini adalah berwarna hitam, walaupun hitam tapi tetap berkilau dan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta Mutiara Hitam atau bisa disebut dengan Black Pearl. Mutiara ini juga biasa disebut dengan Mutiara Tahiti mengingat daerah asal dari mutiara ini. Negara produsen mutiara ini adalah Tahiti dengan produksi per tahun sebesar 8-10 ton.


Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan sumber daya alam yang sangat berlimpah tidak hanya di daratan namun juga di lautan. Mengingat Indonesia adalah sebuah negara maritim yang sebagian besar wilayah Indonesia adalah laut atau bisa dikatakan luas daratan Indonesia hanya sepertiga dari lautan dengan presentase 70% lautan dan 30% daratan.

Kekayaan alam Indonesia yang luar biasa besarnya salah satunya tersimpan di dalam laut. Potensi sumber daya laut Indonesia saat ini tidak hanya berupa ikan, tetapi juga bahan tambang seperti minyak bumi, emas, bauksit, nikel, pasir, bijih besi, timah, dan lain-lain yang berada di bawah permukaan laut. Ini membuktikan bahwa bangsa kita adalah bangsa yang kaya akan hasil buminya.
Kekayaan alam yang dihasilkan dari laut Indonesia bagian selatan saat ini menjadi sorotan potensi sumber daya alam yang telah membuka mata dunia. Mutiara menjadi salah satu kekayaan laut yang tersimpan selama ini di Indonesia. Indonesian south sea pearl (ISSP) yang berarti mutiara laut selatan Indonesia merupakan kekayaan sumber daya alam yang baru saja aku ketahui. Sungguh luar biasa dari beberapa produk mutiara di Indonesia memiliki kontribusi besar di pasar internasional. Kualitas mutiara laut asal Indonesia sudah terkenal hingga belahan pasar dunia dengan daya saing produk dari beberapa negara lain.

Sebagian besar mutiara yang dijual di pasaran merupakan hasil dari budidaya peternakan mutiara. Terutama budidaya ISSP yang saat ini sudah berkembang di 12 wilayah Indonesia antara lain Sumatera Barat, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulewesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara dan Papua Barat.


Indonesian South Sea Pearl adalah salah satu jenis mutiara yang paling diminati di dunia internasional. Sejak tahun 2005 Indonesia telah memasok 43% ISSP yang merupakan produsen terbesar di dunia, melihat setiap tahunnya produksi South Sea Pearl di dunia mencapai 10-12 ton yang di dominasi dari Indonesia, Australia, Filipina, dan Myanmar.

Sedangkan dari sisi nilai perdagangan, Indonesia menempati urutan ke 9 dunia dengan nilai ekspor sebesar US$ 29,43 juta atau 2,07 persen dari total nilai ekspor seluruh jenis mutiara di dunia yang mencapai US$ 1.2 milyar, di bawah India, Jepang, Cina, Australia, Tahiti, Swiss, USA, dan Inggris.

Dari peningkatan ekspor yang sangat cepat pada perdagangan mutiara di pasar global, ini merupakan prospek bisnis mutiara di Indonesia yang sangat baik, sehingga akan mendukung perekonomian wilayah dan nasional.

Tahu gak ternyata ada 5 Hal yang perlu kalian ketahui dalam menentukan kualitas dari suatu mutiara, apalagi bagi kalian yang gemar membeli mutiara terutama yang Indonesian South Sea Pearl ya. Beberapa faktor yang berpengaruh diantaranya adalah kilauan, permukaan, bentuk, warna dan ukuran.


Dalam hal kilauan, Indonesia South Sea Pearl baik yang dihasilkan dari alam atau yang dibudidaya memiliki penampilan yang sangat unik dan menarik. Lapisan nacre ISSP umumnya tebal dengan kilauan yang relatif lebih kuat dibandingkan jenis mutiara lainnya. Hal ini kadang-kadang digambarkan sebagai perbandingan antara cahaya lilin dengan cahaya dari lampu neon. Mutiara dengan kualitas yang sangat baik akan memilki pantulan warna lembut dan indah yang hanya dapat dijumpai pada mutiara berlapis nacre tebal.

Permukaan mutiara salah satu karakteristik yang paling kritis dan perlu kita perhatikan secara detail. Permukaan harus halus dan bersih, tanpa benjolan, bintik-bintik, perubahan warna, lubang kecil, dan kerutan lainnya. Cacat yang tidak merusak seperti noda, benjolan, lubang kecil, dan kerutan kadang dijumpai pada South Sea Pearl.

Mengingat mutiara merupakan produk alam, hampir sulit untuk mendapatkan mutiara dengan permukaan tanpa cacat dan licin, sangat sulit diperoleh. Mutiara yang memiliki goresan atau tonjolan-tonjolan kecil di permukaan memang kurang indah dipandang oleh mata juga beresiko mengelupas kalo tiba-tiba terjadi gesekan. Keberadaan permukaan juga akan mempengaruhi warna dan kilauan dari mutiara tersebut. So, jangan lupakan hal yang satu ini ya saat beli mutiara.

Bentuk mutiara diukur oleh perbedaan antara maksimum dan diameter minimum, dan dapat dengan mudah dinilai oleh mata telanjang. Secara umum, bentuk mutiara terdiri atas: bulat bola (spherical), simetris dan baroque. Bentuk spherical adalah bentuk umum yang dihasilkan oleh mutiara hasil budidaya, juga yang paling banyak diminati konsumen. Namun, bentuk yang benar-benar bulat jarang ditemukan apalagi berasal dari mutiara alami.

Model terbentuknya mutiara karena mengikuti kontur inti, sehingga dibuatlah inti bundar dengan maksud menghasilkan mutiara yang bundar pula. Bentuk simetris adalah bentuk mutiara apabila dibelah dua maka setengah bagiannya akan sama dengan bagian yang lainnya. Sedangkan bentuk baroque adalah mutiara yang memiliki lekukan abstrak, memiliki tonjolan di sana-sini, tak simetris. Biasanya hanya 1-5% dari panen mutiara secara konsisten bulat, namun hal ini juga tergantung pada jenis mutiara dan asal.

Indonesia saat ini memproduksi SSP yang dibudidayakan dari Pinctada maxima, merupakan species tiram yang terbesar. Pinctada Maxima telah menghasilkan mutiara dengan lebih dari belasan nuansa warna. Warna mutiara yang paling langka dan paling berharga adalah warna emas dan warna perak. Berbagai macam nuansa halus, antara lain perak, biru, sampanye, brilian putih, pink dan emas.

Cakupan warna South Sea Pearl sangat luas. Pada umumnya, mutiara ini berwarna putih, perak, merah muda, dan emas. SSP asal Australia umumnya berwarna putih. Demikian pula SSP asal Indonesia dan Filipina, meskipun ada kecenderungan berwarna krem dan keemasan.


Ukuran yang umum diterapkan untuk mengukur diameter mutiara adalah millimeter (mm). Mutiara yang bentuknya tidak beraturan ditentukan oleh perbedaan diameter. Besar kecil mutiara lebih banyak ditentukan oleh jenis kerang yang menghasilkannya. Semakin besar mutiara, semakin besar nilainya, jenis mutiara juga mengambil bagian dalam menentukan nilai dari sebuah mutiara.

Di samping jenis kerang mutiara, faktor lain yang menentukan ukuran mutiara adalah lamanya budidaya. Makin lama mutiara dibudidaya, makin tebal nacre yang dihasilkan. Mutiara hasil budidaya dengan ukuran di atas 20 mm, jarang ditemukan sehingga harganya pun mahal. Itu sebabnya mutiara yang langka adalah mutiara yang memiliki nilai lebih.


Usaha untuk memperoleh mutiara saat ini mengalami perkembangan, semula diperoleh dari hasil penyelaman di laut, sekarang sudah dilakukan dalam bentuk budidaya. Untuk melihat tahapan budidaya mutiara langsung aja kita jelajahi...


Budidaya mutiara yang lagi semarak dilakukan terutama di laut selatan Indonesia kini memiliki prospek pengembangan yang berdampak pada tiga aspek diantaranya yaitu aspek ekologi, aspek ekonomi dan aspek sosial.
  • Ekologi 
Nah Pengembangan kegiatan budidaya mutiara ISSP memiliki peluang untuk dikembangkan apabila ditinjau dari segi kualitas lingkungan dan keberadaan bibit mutiara. Kualitas lingkungan perairan untuk kegiatan budidaya mutiara ini sangat mendukung apalagi di perairan timur Indonesia, karena perairannya yang masih alami dan tidak tercemar oleh kegiatan industri, sebaliknya dari kegiatan budidaya mutiara juga tidak mencemari perairan karena proses peternakanya yang tidak diberikan pakan tambahan yang berlebihan. Saat ini, bibit kerang mutiara tidak lagi diambil dari alam karena sudah banyak perusahaan di Indonesia yang memproduksi bibit kerang mutiara, jadi lebih mempermudah proses budidaya mutiara.
  • Ekonomi
Untuk aspek ekonomi, Usaha budidaya kerang mutiara tergolong mahal apabila dilakukan oleh masyarakat secara perseorangan. Tetapi saat ini program pelatihan dan usaha budidaya mutiara sudah didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Bank Indonesia yang mampu memberikan modal sebagai investasi. Keberadaan industri budidaya mutiara ini akan membuka lapangan kerja baru sehingga diharapkan akan mampu menekan angka pengangguran sekaligus menambah jumlah pendapatan penduduk khususnya masyarakat di sekitar lokasi budidaya tersebut. Keberadaan industri budidaya mutiara ini juga akan menggerakkan sektor industri lain yang ada di Indonesia sehingga akan memacu pertumbuhan dan perputaran roda perekonomian di daerah tersebut.
  • Sosial
Perkembangan usaha budidaya kerang mutiara di Indonesia memberikan dampak keuntungan bagi kehidupan masyarakat di sekitar lokasi budidaya. Beberapa keuntungan yang diperoleh diantaranya adalah kesempatan kerja yang tersedia dan peningkatan kesejahteraan. Keberadaan usaha budidaya mutiara juga akan membuka wawasan, pengalaman, meningkatkan semangat dan sifat kewirausahaan masyarakat dalam usaha dibidang perikanan dan kelautan sebagai suatu alternatif baru dalam membangun kekuatan ekonomi masyarakat dan daerah, serta memberi pandangan baru sekaligus pengaruh pada kultur dan kebiasaan sebagian besar masyarakat Indonesia yang selama ini perekonomiannya banyak bertumpu pada sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.


Dari hasil budidaya mutiara selain butiran mutiara juga dapat menghasilkan beberapa produk yang memiliki nilai jual yang sangat tinggi diantaranya adalah perhiasan wanita seperti cincin, anting, kalung, gelang, dan hiasan kepala.
Bahkan baru-baru ini perancang busana wanita seperti desainer Anniesa Hasibuan baru saja sukses memamerkan koleksi terbarunya yang bertajuk Pearl Asia di Couture Fashion Week 2016, New York. Anniesa menampilkan gaun-gaun indah yang terinspirasi dari busana putri kerajaan di cerita dongeng, dengan hiasan mutiara dari selatan.
Dengan tampil di ajang berskala internasional merupakan salah satu bentuk untuk mempromosikan mutira dari dari negara kita. Selain Indonesia menjadi negara penghasil South Sea Pearls terbesar juga mampu bersaing dengan butiran mutiara  laut selatan di ajang internasional.


Sebagai negara penghasil mutiara laut selatan yang menjadi andalan pendapatan wilayah dan nasional tidak terlepas dari beberapa permasalahan yang ditimbulkan karena persoalan yang mendasar. Ada beberapa faktor yang menjadi penghambat produksi Indonesia South Sea Pearl diantaranya sebagai berikut :

1. Masalah Budidaya Indonesia South Sea Pearl
Ini adalah langkah awal yang mungkin harus dibenahi terkait dengan pembudidayaan mutiara laut selatan. Produksi mutiara yang dilakukan dengan cara budidaya pastinya memiliki masalah yang didapatkan diantaranya pengetahuan yang minim tentang budidaya mutiara, modal usaha budiaya yang tinggi, standar kualitas mutiara yang belum jelas, harga mutiara yang tidak menentu dan peranan pemerintah dalam transparasi hasil dan data-data penjualan.

Solusinya : Dari masalah diatas perlu adanya peranan pemerintah dalam memberikan pelatihan budidaya untuk masyarakat setempat terkait budidaya mutiara secara detail, dan memberikan modal awal sebagai investasi sehingga masyarakat turut memberikan kontribusi dan meningkatkan produk mutiara di Indonesia. Serta memberikan data-data penunjang dan trasnparansi dalam hasil penjualan.

2. Masalah Kualitas Indonesia South Sea Pearl
Kualitas dari suatu mutiara memang memberikan ketertarikan bagi para pembeli, tapi bagaimana jika mutiara yang berkualitas biasa saja disamakan dengan mutiara yang berkualitas tinggi. Nah itulah yang di alami oleh Indonesian South Sea Pearls saat ini. Mutiara kita selalu dibajak oleh negara-negara lain yang mengklaim memiliki hasil mutiara yang sama berkualitasnya dengan Indonesia.

Hal ini menyebabkan pembeli enggan untuk membeli mutiara dengan harga yang mahal dan merasa tertipu dengan kualitas mutiara yang biasa saja. Tidak adanya lisensi atau sertifikat global dari kualitas Mutiara Laut Selatan Indonesia menyulitkan terutama bagi para konsumen dan kolektor yang ingin memperdagangkan kembali mutiara tersebut. Standar kualitas dan harga mutiara yang tidak tetap juga berdampak pada minat konsumen untuk membeli, itulah beberapa masalah yang timbul dari kualitas mutiara yang mungkin menjadi perhatian kita saat ini.

Solusinya : Perlu dilakukan peninjauan terhadap penetapan lisensi global untuk sebuah mutiara seperti emas yang sudah memiliki sertifikat sendiri jadi untuk kualitas mutiara bisa ditentukan dengan adanya lisensi atau sertifikat yang sama antara perusahaan lain yang dikeluarkan dari badan pemerintah yang berwewenang serta menetapkan harga dan kualitas dari mutiara yang terukur bukan presepsi masing-masing individu atau perusahaan. 

3. Masalah penyebaran Indonesia South Sea Pearl
Memiliki produk mutiara yang menjadi konsumsi publik ditingkat dunia merupakan hal yang menjadi keuntungan bangsa kita, namun ditinjau dari penyebarannya ada beberapa faktor yang mempengaruhi terhadap mutiara Indonesia South Sea Pearl, diantaranya kurangnya promosi, ekspor dan impor mutiara ilegal, serta minat publik di Indonesia itu sendiri.

Solusinya : Pemerintah harus gencarnya mempromosikan mutiara yang berasal dari Indonesia itu sendiri, mengingat masyarakat lebih memilih mutiara dari negara lain karena ketidaktahuan masyarakat bahwa Indonesia ternyata juga menghasilkan mutiara, yang secara kualitas lebih bagus dari negara lain. Peranan pemerintah terhadap penyeludupan ekspor dan impor mutiara ilegal harus diperketat mengingat pasar mutiara global yang akan berdampak pada minatan konsumen.

Indonesia Pearl Festival salah satu bentuk mengenalkan Mutiara Laut Selatan kepada lapisan masyarakat dan harus terus dilaksanakan sebagai bentuk promosi dan tindak lanjut dari mencegah masyarakat lebih memilih mutiara dari negara lain.


Harapan untuk Indonesia South Sea Pearl :
- Indonesia akan terus menjadi negara terbesar penghasil mutiara laut selatan
- Produksi mutiara laut selatan bisa menembus pasar pertama di dunia internasional
- Pengembangan budidaya mutiara laut selatan menjadi sektor yang besar dalam membangun wilayah maupun nasional
- Mutiara laut selatan menjadi perhiasan terkini bagi generasi muda saat ini.
- Seluruh lapisan masyarakat lebih mencintai produk dalam negeri
- Seluruh masyarakat makin cinta dan bangga dengan bangsanya yaitu INDONESIA

Semoga dengan adanya artikel ini bisa memberikan informasi yang belum kalian ketahui tentang Indonesian South Sea Pearl yang sekarang menjadi salah satu potensi usaha untuk wilayah Indonesia. Makin cinta dengan Indonesia karena hasil lautnya yang telah mendunia.


--- Always Pray and Stay Creative ---

Sumber Referensi dan Data Pendukung :
http://djpdspkp.kkp.go.id
https://www.bps.go.id/index.php
http://www.wacht-troy.com
http://www.americanpearl.com
https://ms.wikipedia.org/wiki/Mutiara
https://www.academia.edu

87 komentar

click to leave a comment!

23 Oktober 2016 10.29 Delete comments

Serius. Keren banget info grafisnya ini. Jadi, nambah wawasan banget. Ternyata di Sumatera (Lampung) juga tempat produksi yang menjadi salah satu terbanyak, ya.

Gue pikir, mutiara itu, bentuknya bulat doang. Rupanya banyak juga, ya jenisnya. Belum lagi, mengenai warna, kilauan dll.

Ow, ya. Mengenai pelestariannya itu, menurut gue sih, patut diacungi jempol. Semoga Indonesia terus bisa memproduksi mutiara terbaik, ya bro Arta.. Makasih informasi lengkapnya.

Reply
avatar
23 Oktober 2016 12.31 Delete comments

Iya mas Heru... Ini merupakan potensi yang mendunia bagi Indonesia untuk turut berkiprah didunia internasional dalam hal pelestarian mutiara laut selatan. Apalagi mutiara ini jadi salah satu jenis mutiara terbaik saat ini dibandingkan dengan mutiara jenis lainnya...

Makin cinta kan sama Indonesia ?...

Reply
avatar
23 Oktober 2016 14.04 Delete comments

Aduuuuh, saya kok jadi malu sendiri baru tau tentang potensi budidaya mutiara sekarang, setelah tahun ke-6 diadakannya Indonesian Pearl Festival. Sebelumnya cuma tau budidaya mutiara lewat liputan di tv yang cuma sekilas saja, ternyata potensi Indonesia sangat besar ya apalagi mutiara terbaik dihasilkan di laut selatan yang sebagian besar dikuasai Indonesia, terharu :")

Tulisannya keren banget Mas, informatif dan ga mbosenin bacanya, ditambah infografis yang ga kalah keren. Jadi kalo mau bayangin ga harus merujuk google dulu, udah tersedia lengkap di sini. Cool!

Btw, kalau boleh ngelucu (agak garing) tadi begitu buka post ini langsung keinget Jinny Oh Jinny hahaha :p

Reply
avatar
23 Oktober 2016 14.36 Delete comments

waaaw! ini artikel lengkap banget, aku suka! nambah wawasan banget. makasih lho infonya.
aku baru tau lho ternyata Indonesia ada mutiara juga. ini aku kamseu banget si.
dan aku juga baru tau mutiara nggak melulu bulat. mm.

Reply
avatar
23 Oktober 2016 14.38 Delete comments

Iya mbak bener banget, pertama kalinya posting artikel ini yang ada dibenak saya juga si jinny oh jini...

Jadi bangga kan sama Indonesia... Indonesia memang harus jadi terdepan di sektor ini ya...!

Reply
avatar
23 Oktober 2016 14.40 Delete comments

Wah bener banget mbak Rizka... Ini menjadi hal yang memang harus kita ketahui sebagai Negara penghasil mutiara laut selatan Indonesia... makin cinta kan sma Indonesia!...

Reply
avatar
23 Oktober 2016 21.55 Delete comments

Buset dah, lu emang bener-bener niat yah kalo bikin ilustrasi. Bikinin gue dong, yang lucu-lucu gitu, hahaha.

Gw taunya pusat mutiara Indonesia itu Lombok. Daerah lain gw malah gak tau.

Reply
avatar
23 Oktober 2016 22.09 Delete comments

Hahah lu kurang gaul berarti...
Makanya Baca berita dong...*Padahal gue juga baru tau..

Lu mau dibuatin ilustrasi apa mas bro...
lu pajang aja foto lu nanti juga lucu...akka

Reply
avatar
24 Oktober 2016 06.47 Delete comments

Kalau kerang dalam serial Jini Oh Jini itu masuk dalam jenis apa ya? *Abaikan omongan si Jaka ini.
Yang sudah-sudah di bahas di tivi biasanya kerang yang emang sengaja dibudidaya. Dan yang jelas pastinya mahal.

Reply
avatar
24 Oktober 2016 07.45 Delete comments

Mantap banget tulisannya bang. Apalagi disertai fakta dan data yang menarik.

Gue jadi lebih mudah mencernanya. Ehehe

Reply
avatar
24 Oktober 2016 09.27 Delete comments

Ah manteplah ini infografisnya ,,
suka banget .
jadi ga ngebosenin baca pembahasan walau panjang kayak gini .
Mantap bang

Reply
avatar
24 Oktober 2016 09.51 Delete comments

Kekayaan alam, terutama laut ini memang sangat luar biasa besar, tapi ya sayangnya kebanyakan diborong sama pihak asing. Kita juga kurang paham dalam hal pengelolaannya...

Nice share mas, infografisnya keren. Ajarin dong!

Reply
avatar
24 Oktober 2016 11.37 Delete comments

Insya Allah, Masuk Nominasi Mas...

Reply
avatar
24 Oktober 2016 15.38 Delete comments

Iya mas Haris Lukman Hakim... kalo jini oh jini itu jenis jin mas...
Itu langka banget mas, apalagi yang menemukan cuma bagas doang...

*Jadi ke inget masa2 dulu tontonanya beginian..

Reply
avatar
24 Oktober 2016 15.39 Delete comments

Iya mas bro,... melihat si peminat baca sudah makin dikit... jadi disertakan gambar biar makin kece...

Reply
avatar
24 Oktober 2016 15.40 Delete comments

Iya bang Khairul makin banyak informasi yang bisa diserap oleh pembaca...

Biar makin banyak yang tahu tentang Indonesia South Sea Pearl..

Reply
avatar
24 Oktober 2016 15.42 Delete comments

Iya mas sebenernya makin prihatin,.. tapi dengan cara ini mungkin kita bisa lebih peduli lagi dengan sumber daya alam yang bisa membuat bangsa ini Kaya seutuhnya...

Bisa merapat gan... gratis deh belajarnya...

Reply
avatar
24 Oktober 2016 15.42 Delete comments

Amin, terimakasih bu mentri...
Semoga saja...

Reply
avatar
24 Oktober 2016 18.41 Delete comments

Saya suka dengan layout, penjelasan dan desain grafis nya. Sngat mndukung apa yg dibahas dalam artikel kali ini.

Kmarin kbetulan saya habis liburan ke lombok. Disana lumayan bnyak penjual mutiara nya. Mreka mnjualnya dngan harga rata2 100 rbu smpai 200 ribu..pertanyaan nya standar harga mutiara asli itu brapa sih arta? Apakah mmng ada yg harganya seratusan?

Reply
avatar
24 Oktober 2016 20.36 Delete comments

Iya Terimakasih mas Reyhan Ismail...

Yang mas Reyhan tanyakan sebenernya sudah ada jawabanya diatas mas!...
- Saya aja belum pernah megang yang asli mas apa lagi tau harganya...
- Untuk harga memang tergantung dari kualitas mutiara itu sendiri...
- Sampai saat ini belum adanya Sertifikat atau Lisensi untuk mutiara...
- Masalah kualitas dan harga belum ada ketetapan khusus, soal harga biasanya tergantung dari Individu dan perusahaan yang mematok harga dari mutiara yang dijualnya mas...

Untuk harga ratusan ribu itu skala perhiasan atau satu butir ya mas!...
Saat ini kan memang banyaknya mutiara yang dipalsukan mas...
atau bisa jadi itu merupakan mutiara jenis lain selain south sea pearls...

Reply
avatar
25 Oktober 2016 18.00 Delete comments

gue pertama kali tau mutiara dari film jinny oh jinny dulu pas kecil. Pas SMA baru tau tentang proses pembuatan mutiaranya baik yg alami maupun budidaya. Indonesia itu kaya banget potensi lautnya, cuma kurang dikembangkan.

Ilustrasinya keren euy, kalo ini makalah tugas kuliah pasti dapet A. :))

Reply
avatar
25 Oktober 2016 18.50 Delete comments

Iya kalo aku sih baru2 ini ngerti prosesnya dari A-J walaupun gak sampe Z tapi tetep bangga sih... bisa mengenal lebih dekat dengan mutiara ...

Sayangnya sih bukan buat tugas kuliah mas... Tapi tugas buat ngebangun negeri supaya lebih mencintai produknya sendiri...

Reply
avatar
25 Oktober 2016 20.05 Delete comments

Subhannalah, lengkap buanget. Makasih infonya, baru tau Indonesia penghasil mutiara terbaik.


budidayanya mutiara ribet juga ya.. pantes mahal :)

Reply
avatar
25 Oktober 2016 21.13 Delete comments

Wah, ternyata Indonesia tidak hanya terkemuka dalam produksi minyak kelapa dan kopi, tetapi juga mutiara. Hebat yah!

Reply
avatar
25 Oktober 2016 21.55 Delete comments

Iya mbak Arum Kusuma, Indonesia merupakan penghasil mutira laut selatan tersebar, terbaik, dan terindah di dunia. Kita jadi makin bangga kan sama Indonesia...

Reply
avatar
25 Oktober 2016 21.57 Delete comments

Iya mbak Dyah Yasmina... Pokoknya Mutiara Indonesia ini paling Indah, terbaik dan produsen terbesar didunia mbak... Suatu kebanggaan tersendiri deh bisa jadi Negara terbaik Mutiaranya di seluruh dunia.

Reply
avatar
25 Oktober 2016 23.14 Delete comments

wah mantap sekali nih mutiaranya bagus-bagus, Indonesia tentu tidak kalah dong dengan mutiara miliknya kan banyak laut-laut di Indonesia ya

Reply
avatar
25 Oktober 2016 23.22 Delete comments

Wah pokoknya mutiara Indonesia itu cantik-cantik geulish pisan *Lho...
Maksudnya Mutiara di Indonesia itu paling indah, paling mahal, dan berkualitas apik..

Reply
avatar
25 Oktober 2016 23.53 Delete comments

saya jadi ingin menangis gan membaca semua kekayaan alam Indonesia, tapi berbading terbalik dengan kaulitas hidup rakyat indonesia sendiri masih banyak kemiskinan dimana-mana , hemmm kapan indonesia menjadi negara adikuasa tapi selalu ramah

Reply
avatar
26 Oktober 2016 04.40 Delete comments

WAh baru tau ane gan..
Semoga aja dengan kekayaan yang ada kedepanya Indonesia bisa makin maju ya gan :-)

Reply
avatar
26 Oktober 2016 08.04 Delete comments

sejak baca postingan ini pengetahuan gue tentang mutiara fix nambah 99% jadi ga akan dibegoin orang kalo mau beli mutiara

Regards
Budy | Travelling Addict
www.travellingaddict.com

Reply
avatar
26 Oktober 2016 08.30 Delete comments

wah keren nih lengkap banget postingannya.. kayanya kalo ada wisata khusus ke tempat budidaya dan ke tempat pngolahan mutiara south sea pearls pasti keren nih.. :D

Reply
avatar
26 Oktober 2016 09.03 Delete comments

Wah opininya sangat bagus mas... Kita kaya tapi kita miskin...
Nanti suatu saat kita kan tahu mas apa yang sebenernya terjadi...

Saya sih berharap akan banyak muncul orang yang berpendidikan yang bisa mengelola negaranya dengan baik tanpa adanya campur tangan dari negara lain...

Reply
avatar
26 Oktober 2016 09.05 Delete comments

Iya ini lah konsep hidup mas Budi... harus nambah pengetahuan sedikit demi sedikit walau hanya dengan membaca atau cuma liat gambar doang...

Salam kenal mas Budy...

Reply
avatar
26 Oktober 2016 09.07 Delete comments

Sebenernya sih ada mbak No La... cuman saya belom pernah berkunjung aja kesana... saya juga pengen sih kesana walaupun cuma lihat doang ya...

Yudh kita rencanakan mbak kapan mau kesana!...

Reply
avatar
26 Oktober 2016 09.14 Delete comments

Iya harapnya sih bangsa ini menjadi bangsa yang besar dengan segala sumberdaya alam yang telah dimiliki selama ini...

Salam kreasi..

Reply
avatar
26 Oktober 2016 11.41 Delete comments

lengkap banget infonya mas, satu kebanggaan & kekayaaan Indonesia yang harus digali lagi agar lebih berpotensi. Indonesia South Sea Pearls merupakan mutiara yang banayak diburu orang,. semoga aja semua masalah yang dihadapi Indonesia bisa cepat teratasi,

kan lumayan bisa nambah devisa negara & biar cepet bayar hutang negara :D

Reply
avatar
26 Oktober 2016 12.43 Delete comments

Wah iya mas mantab mas supaya Indonesia makin maju dan terus berkembang mas dengan adanya potensi ini. Makanya butuh dukungan mas selaku warga negara untuk terus mencintai produk dalam negri ya...

Reply
avatar
26 Oktober 2016 13.22 Delete comments

Di Lombok mutiara dijual murah,, surga banget, harganya setara sama mutiara palsu kalo di Jawa tapi ya gitu deh, modelnya biasa aja.. harus ada pelatihan supaya mutiaranya bisa lebih berkelas n mendunia :D

Reply
avatar
26 Oktober 2016 13.23 Delete comments

Di Lombok mutiara dijual murah,, surga banget, harganya setara sama mutiara palsu kalo di Jawa tapi ya gitu deh, modelnya biasa aja.. harus ada pelatihan supaya mutiaranya bisa lebih berkelas n mendunia :D

Reply
avatar
26 Oktober 2016 17.55 Delete comments

Iya sih, paling ampuh ya pengenalan dulu terhadap kekayaan alam yang ada di Indonesia ya...

Better sih bikin tutorialnya artikelnya di blog, hehehe

Reply
avatar
26 Oktober 2016 17.56 Delete comments

Menang ini, pasti menang ini, lah wong info grafisnya mantap tenan

Reply
avatar
26 Oktober 2016 20.21 Delete comments

Iya nih mbak makin marak soalnya walaupun sama-sama mutiara tapi tetep aja beda jenisnya juga beda harganya... apalagi cina makin getol ekpor ilegal ke Indonesia.... Bener2 pelangaaran kan ya!...

Reply
avatar
26 Oktober 2016 20.22 Delete comments

Ah elah mas hendara suhenra bisa aja... Ini kan biar pada jelas mas orang bacanya...
Urusan menang mah udah diatur, udah ada rejekinya masing masing...

Reply
avatar
27 Oktober 2016 08.52 Delete comments

WaW banyak juga yah mutiara yang dihasilakn Indonesia :)
setelah saya baca ternyata panen mutiara lumayan lama juga yah sampe 1-2 tahunan .. coba kalo panen 1-2 bulan sekali bisa kaya raya nih :D

Reply
avatar
27 Oktober 2016 13.34 Delete comments

Indonesia itu kaya, kalo kita pintar mengelolanya. :)

Mutiaraaaa.. hua Hua

Reply
avatar
27 Oktober 2016 16.33 Delete comments

Wowww lengkap dan detail bangett

Aku jadi dapet banyak wawasan baru soal mutiara ini
Jarang banget denger
Selama iniaku pikir malahan mutiara yang dijual jualin kemana mana itu mutiara buatan wkwkw

Reply
avatar
27 Oktober 2016 18.35 Delete comments

Wah jelas itu mas... Kalo sudah terkenal makin mudah promosinya...
Seperti halnya mas Hendra Suhendra yang makin terkenal dikalangan maya..

Reply
avatar
27 Oktober 2016 18.41 Delete comments

Wah kalo sebulan dua bulan panen sih saya mau mas jadi pembudidayanya...
Masalahnya satu sampe dua tahun baru panen lah saya mau makan apa terusan mas...

Reply
avatar
27 Oktober 2016 19.00 Delete comments

Iya mas Aul, Biar kita-kita jadi tahu lebih banyak tentang mutiara Indonesia yang selama ini mungkin kita anggap sebagai butiran tak berharga...

Aku juga makin cinta sama kekayaan Indonesia di sektor ini jadinya...
Terus Lestarikan Mutiara Indonesia ya mas Aul

Reply
avatar
27 Oktober 2016 19.03 Delete comments

Iya mas Indonesia saat ini butuh orang-orang seperti mas Dian Hendrianto..
Biar Indonesia Makin Kaya....

Bantu lestarikan mutiara Indonesia ya mas...Biar makin kaya Indonesia...

Reply
avatar
27 Oktober 2016 22.40 Delete comments

Pelatihan budidaya bagi masyarakat sekitar sangat penting ya, Mas.

Reply
avatar
28 Oktober 2016 08.52 Delete comments

Indonesia memang kaya akan SDA nya...

Reply
avatar
28 Oktober 2016 20.05 Delete comments

Wah perlu banget Itu mas!...Budidaya apa lagi sekarang mas butuh pembudidaya baru untuk menambah jumlah produksi saat ini!

Reply
avatar
28 Oktober 2016 20.07 Delete comments

Walaupun banyak kita mesti ikut turun tangan mas dalam pengembanganya... jangan sampai orang di luar Indonesia yang menguras habis kekayaan kita!...

Reply
avatar
29 Oktober 2016 09.11 Delete comments

keren mas, artikelnya. dan insaa allah bisa membuat anak-anak tertarik membaca.
indonesia itu kaya. dari laut sampai daratannya. cuma kita nya saja belum bisa mengeksplorasi maksimal.

Reply
avatar
29 Oktober 2016 16.44 Delete comments

Infografisnya cakep amat...pakai apa? Kereeen lah.
Masalah pearl nya Indonesia ini saya juga baru tahu sih kalau kualitasnya sehebat itu..kalau mutiara dari Lombok sering saya beli juga beberapa tahun lalu..tapi yang kecil-kecil

Reply
avatar
29 Oktober 2016 22.59 Delete comments

Terimakasih Mas Fajar, Semoga saja dengan artikel ini bisa menambah wawasan kita terhadap perkembangan Indonesian South Sea Pearl yang saat ini butuh generasi muda untuk turut serta dalam kemajuanya...

Reply
avatar
29 Oktober 2016 23.01 Delete comments

Terima Kasih Mbak Levina, saya pake software design mbak.
Iya perlu adanya promosi biar seluruh masyarakat Indonesia membuka mata terhadap Keistimewahan Indonesia South Sea Pearl. Terus dukung ya mbak!...

Reply
avatar
29 Oktober 2016 23.03 Delete comments

Hahah semangat ngeblognya mas... Prestasinya makin bagus nih...

Reply
avatar
30 Oktober 2016 05.47 Delete comments

Keren banget artikelnya mas. Saya juga belum pernah tuh pegang mutiara.. Hahaha.. Btw ngomongin black pearl jadi langsung connect ke jack sparrow.. Hehe

Reply
avatar
30 Oktober 2016 20.30 Delete comments

Wah kalau ini desainner grafisnya benar2 propesioanal.. sukses ya? boleh lah saya diajari hehee

Reply
avatar
31 Oktober 2016 03.20 Delete comments

Heee iya Mbak Siti Maemunah, Saya juga suka nonton itu filemnya tuh.
Kapan2 saya kasih lihat deh mbak kalo saya udah pernah megang mutiaranya...

Dukung terus ya Indonesia South Sea Pearl di kancah International...

Reply
avatar
31 Oktober 2016 03.21 Delete comments

Wah tinggal merapat aja Kang Masroer, Saya yang harusnya berguru sama ahlinya juara padahal...

Dukung terus ya Indonesia South Sea Pearl di kancah International...

Reply
avatar
1 November 2016 07.17 Delete comments

Ternyata banyak yaa ragam nya mutiara, gw tau nya mutiara banyak di lombok aja hehehe

Reply
avatar
2 November 2016 17.06 Delete comments

Jadi tau banyak nih tentang mutiara.
Dulu aku tau di Lampung ada budidaya mutiara. Menurut cerita kawan-kawan yang pernah saksikan ahli mutiara datang, ribet juga ya untuk maintain mutiara-mutiara itu dari awal. Semua serba selektif dan ketat. Tapi ga tau juga kulitasnya gimana.

Reply
avatar
2 November 2016 20.14 Delete comments

Iya mas, mutiara itu banyak macamnya mas... berbagai bentuk dan berbagai warna...

Salah satu yang paling menarik ya permata dari Indonesia South Sea Pearl mas...
yang dari lombok itu lho salah satunya...

Reply
avatar
2 November 2016 20.16 Delete comments

Wah iya mas Yopie justru dengan adanya pemilihan yang ketat dan selektif itu untuk membuktikan kualitas dari mutiara itu sendiri mas...

Reply
avatar
7 November 2016 07.26 Delete comments

Tulisan yang luar biasa, selamat dan sukses selalu

Reply
avatar
7 November 2016 09.00 Delete comments

Terimakasih BPPP AMPENAN MATARAM

Semoga bermanfaat bagi kita semua...

Keep writing dan salam blogger

Reply
avatar
7 November 2016 13.35 Delete comments

Kerenn..subhanallah..congrat untuk kemenangan yg sudah seharusnya..boleh dong saya diajarkan menulis keren spt ini.makasih

Reply
avatar
7 November 2016 13.45 Delete comments

nomor satulah pokoknya tulisan ini. lengkap banget.
sajiannya menarik, referensinya kuat.
semangatt terus mas adhi. ^^

Reply
avatar
7 November 2016 14.04 Delete comments

Iya terima kasih mbak Puspa Kencana...
Kemenangan ini hanya atas kehendak Allah SWT...

Siap ! Mampir2 mbak kalo ada waktu... sy tinggalnya di Jakarta Timur.
Tetap semangat and stay creative !...

Reply
avatar
7 November 2016 14.05 Delete comments

Kebetulan aja mbak Rejeki saya...
Kemenangan ini juga atas kehendak Allah SWT..

Tetap semangat ya mbak Rahayu!
Stay Creative !..

Reply
avatar
7 November 2016 14.35 Delete comments

Ulasanmu keren mas. Aku awalnya hanya tahu salah satu cara budidaya mutiara dari kerang :-)

Reply
avatar
7 November 2016 22.35 Delete comments

Terimakasih mas Nasrullah...
Semoga bermanfaat ya...
Tetap Semangat ya!...

Reply
avatar
11 November 2016 23.29 Delete comments

Berisi banget :D
It's really worth to read. keep writing and sharing :)

Reply
avatar
12 November 2016 06.14 Delete comments

Siap Mbak Lucky...
Semoga bermanfaat ya!...

Keep Writing juga ya mbak!

Reply
avatar
13 November 2016 08.36 Delete comments

Selamat ya maz...tulisannya keren sekeren mutiara laut selatan. Boleh dong ajarin inpohgrafisnya...

Reply
avatar
13 November 2016 11.00 Delete comments

Terimakasih Mbak Ety,
Boleh kok kalo mau belajar! tenang aja gak bayar...
Saya sih tinggal nya dijakarta timur, kalo lewat mampir aja mbak

Keep Writing ya!,....

Reply
avatar
16 November 2016 15.51 Delete comments

Panjang, Keren, Infografphicnya yahoood tenan....Insya Allah masuk deh...

Reply
avatar
16 November 2016 21.30 Delete comments

Wah mbak udah masuk nominasi nih!... matursuwun ya doanya!...
Tetep semangat mbak yu!...

Reply
avatar
Anonim
16 Januari 2017 03.23 Delete comments

masi banyak infonya yg kurang,jenis2 mutiaranya jg yg di bahas masi jaman dahulu info 15 tahun lalu padahal sekarang uda lebih banyak jenis n warnanya,sebaiknya sebelum menulis artikel penilitian dl mas jangan hanya baca artikel orang terus di rampungkan.
megang mutiara asli sj ga perna gimana mau ajarin orang perbedaan mutiara asli, budidaya,air tawar ga tau, yg baca nantinya klau di tawarin mutiara laut lombok langsung lamgsung beli krn artikel ni tanpa tau adli n tidaknya, kesan sy mas lumayan nulisntp goblok

Reply
avatar
17 Januari 2017 05.18 Delete comments

Terima Kasih atas kritik dan saranya, Insya Allah akan saya perbaiki lagi untuk artikel selanjutnya. Siapapun anda saya sangat mengapresiasi komentar anda pada artikel diatas. Semoga Allah selalu memberkati anda.

Reply
avatar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *